news1

Pernah membaca kiprah Sri Sultan Hamengkubuwono IX (HB IX)? Beliau adalah wakil presiden Indonesia kedua yang juga pernah menjabat sebagai kepala pemerintahan sekaligus raja di Daerah Istimewa Yogyakarta sejak 1940. Salah satu kontribusi Bapak Pramuka itu yang tidak dapat dilupakan sejarah adalah sumbangan hartanya bagi republik baru Indonesia pada masa revolusi 1945-1949. Beliau tercatat menyumbangkan dana sekitar 6 juta gulden untuk membiayai pemerintahan Indonesia yang baru saja merdeka saat itu, termasuk kebutuhan hidup pemimpinnya, pegawai, penduduk, dan membiayai peperangan.

Serupa dengan kiprah Sultan HB IX, raja ke-12 dari Kesultanan Siak Sri Inderapura, Riau, bernama Sultan Syarif Kasim II, juga pernah menyumbangkan hartanya demi Republik.Ketika mendengar proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Sultan Siak yang memang gerah dengan kehadiran penjajah Belanda tersebut langsung mendukung Sukarno-Hatta dan negara baru yang dibentuk. Raja kelahiran 1908 itu langsung mengirimkan pesan telegram kepada Sukarno yang menyatakan kerajaannya berdiri tegak di belakang republik, disertai komitmen menyumbangkan harta kesultanan.

Dana yang disumbangkan kesultanan yang terletak di Sumatra bagian timur tersebut bahkan sangat besar, yaitu 13 juta gulden, yang jika nilainya dikonversikan saat ini mencapai lebih dari Rp 1 triliun. Selain dana, sumbangan dari kerajaan itu termasuk mahkota kesultanan, mobil kesultanan, pedang, dan keris pusaka, serta 12 daerah kedaulatannya kepada Republik Indonesia. Daerah itu termasuk Pesisir Timur Sumatra, Semenanjung Malaka, dan di daratan hingga ke Deli Serdang di Sumatra Utara. Bersama masyarakat Aceh, beliau juga menyumbangkan dana untuk pembelian pesawat pertama Indonesia, yaitu Dakota RI-001 Seulawah dan Dakota RI-002 Seulawah, cikal bakal Indonesian Airways yang sekarang dikenal sebagai Garuda Indonesia.

Indonesia memberikan penghormatan tertinggi kepada kedua sultan yang tidak hanya menyumbangkan tenaga, darah, dan air mata, tetapi juga harta benda. Sultan Syarif Kasim II dianugerahi gelar pahlawan pada 1998, dan Sultan HB IX mendapatkan gelar pahlawan pada 2003.Lantas, apakah masyarakat biasa seperti kita bisa menjadi 'pahlawan' bagi negerinya ketika masa perjuangan kemerdekaan sudah lewat berpuluh tahun silam? Walau bukan anak sultan dan hidup di zaman now, ternyata kita juga bisa menjadi pahlawan seperti Sultan HB IX dan Sultan Syarif Kasim II.

 

Negeri ini Membutuhkan Pahlawan Masa Kini!

 

Salah satu cara membantu negara ala sultan adalah menjadi investor dengan berpartisipasi dalam penerbitan surat berharga negara (SBN) ritel. Di era digital seperti sekarang, masyarakat bisa dengan mudah membeli surat utang yang diterbitkan pemerintah sebagai instrumen investasi yang rutin diterbitkan sejak 2014. Jadi, kita anak negeri sendiri yang mendanai kebutuhan pemerintah.

Di awal tahun ini, pemerintah kembali menerbitkan SBN ritel, yaitu jenis surat utang tabungan ritel (saving bond retail/SBR) seri 009 (SBR-009). Minimal dana investasinya juga miring, cukup Rp 1 juta dan Anda sudah berhak atas transferan kupon bunga imbal hasil setiap bulannya. Dan yang paling penting, dapat dijual kembali separuhnya setelah setahun disimpan. Kupon adalah keuntungan yang diterima investor secara rutin, dan kupon SBN ritel dibagikan setiap bulan. Keunikan kupon SBR yaitu sifatnya mengambang sehingga besarannya akan disesuaikan dengan suku bunga acuan. Artinya, besarannya akan ikut naik ketika suku bunga acuan Bank Indonesia yaitu 7DRRR naik. Cara ini akan meminimalkan risiko suku bunga yang ditanggung investor. Untuk SBR-009 ini, kuponnya ditetapkan 6,3% gross per tahun. Besaran tersebut artinya akan dipotong pajak dulu oleh pemerintah 15%. Artinya, dana investasi Rp 100 juta maka akan menerima kupon 5,355% per tahun (0,47% per bulan) atau artinya Rp 5,35 juta/tahun (Rp 446.625/bulan).

Kesempatan menjadi pahlawan bagi negeri lebih terbuka lebar bagi nasabah Mandiri Sekuritas. Selain menyediakan platform transaksi saham dan reksa dana melalui MOST, Mandiri Sekuritas sudah menjadi salah satu mitra distribusi SBR-009 tersebut.

Kali ini, Mandiri Sekuritas juga memberikan hadiah cashback sebesar 10 basis poin (bps) dari nilai investasi SBR-009 bagi investor SBN ritel baru dengan minimal investasi Rp 10 juta. Syarat dan ketentuan berlaku, ya.

Sudah mulai terbayang keuntungan atau cuan-nya kan? Resminya, SBR-009 akan mulai dipasarkan pemerintah dan mitra distribusi pada 27 Januari 2020, tetapi Anda sudah dapat mendaftarkan diri mulai dari sekarang.

Caranya cukup melengkapi data diri di website https://sbn.most.co.id, isi kolom yang belum lengkap dan masukkan PIN transaksi, maka SBR-009 sudah siap dipesan begitu saatnya tiba pada 27 Januari-13 Februari.

Wujudkan resolusi finansialmu, sekaligus menjadi pahlawan bagi negeri!

 

Share to