Mandiri Sekuritas Mandiri Sekuritas

Mandiri Sekuritas

  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
    • Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
    • Tata Kelola Perusahaan
    • Laporan Tahunan
  • Produk & Layanan
    • Corporate Solutions
    • Investor Institusi
    • Investor Retail
    • Riset
  • Growin' Priority
  • Siaran Pers & Artikel
    • Siaran Pers
    • Artikel
  • Hubungi Kami
  • growin logo
  • Portal Riset
  • Karir
  • | Siaran Pers & Artikel
  • | artikel
  • | Shall We Wait or Move?

Shall We Wait or Move?

Ditulis oleh Corporate Secretary & Communications
Sep 24, 2024 • 1 min

Pelantikan presiden terpilih masih menunggu pertengahan Oktober 2024. Setelah itu susunan menteri kabinet di pemerintahan yang baru akan diumumkan. Tidak sampai satu bulan lagi, para pelaku bisnis akan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang arah perekonomian Indonesia ke depan. Presiden terpilih menjanjikan transisi akan berjalan mulus serta melanjutkan kebijakan Presiden Jokowi  sebelumnya yang pro-bisnis.

Sementara itu, indikator ekonomi tetap menunjukkan kinerja perekonomian Indonesia yang solid. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,08% year-on-year (yoy) di paruh pertama tahun 2024 dan inflasi juga terkendali di 2,12% yoy pada bulan Agustus 2024. Relatif terjaganya inflasi membuat Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25bps pada 18 September 2024 menjadi 6,0%. Kebijakan ini pada dasarnya sejalan dengan the Fed yang juga menurunkan suku bunganya sebesar 50bps pada 19 September 2024. 

Terlepas dari prospek perekonomian yang cenderung positif, pertimbangan politik masih mendominasi keputusan bisnis, khususnya keputusan yang melibatkan banyak waktu dan dana serta dapat berdampak besar bagi perkembangan perusahaan di masa datang. Hal ini tercermin dari banyaknya perusahaan yang mengadopsi sikap ‘wait and see’. Namun perusahaan yang optimis tetap melangkah maju di tengah perkembangan domestik dan dunia yang masih diliputi ketidakpastian. Keyakinan terhadap perekonomian Indonesia yang akan tetap resilient membuat mereka berani melakukan beberapa langkah awal di depan serta mempersiapkan strategi secara matang agar dapat melesat tinggi guna mengiringi momentum pertumbuhan ekonomi yang diyakini akan terus berlanjut.

Proses M&A, butuh waktu berapa lama?

Proses M&A yang seringkali memakan waktu yang panjang diantisipasi dengan melakukan persiapan lebih awal agar bisa segera dilaksanakan ketika arah perekonomian menjadi semakin jelas.  Dalam tulisan “A blueprint for M&A Success”, McKinsey menegaskan pentingnya elemen “Why” and “Where” sebelum strategi M&A dijalankan. Perumusan alasan, tujuan M&A serta batasan yang ada membutuhkan pemahaman yang menyeluruh tentang kondisi perusahaan saat ini, strategi perusahaan dan mendalami kemungkinan yang ada untuk mengembangkan perusahaan.

Merumuskan dengan jelas tujuan dari M&A dan bagaimana tujuan ini selaras dengan strategi perusahaan secara keseluruhan menjadi salah satu kunci keberhasilan M&A. Merumuskan tujuan M&A sebagai langkah awal seringkali membutuhkan banyak waktu karena dibutuhkan business metrics tertentu untuk mengevaluasi perusahaan dan membaca peluang yang ada. Tim Advisory Mandiri Sekuritas akan membantu perusahaan mengenali kondisi perusahaannya dengan lebih baik dan mempertegas elemen “why” agar proses M&A dapat berjalan sesuai harapan.

Setelah tujuan berhasil dirumuskan dengan jelas dan telah selaras dengan visi dan misi perusahaan, maka tahapan selanjutnya adalah “how”, yaitu bagaimana menjalankan rencana M&A ini. Tergantung skala dan kebutuhan, maka preliminary due diligence biasanya dilakukan terhadap perusahaan target sebelum nantinya dilanjutkan dengan due diligence yang lebih lengkap dan menyeluruh serta perumusan deal structuring. Tahapan ini biasanya juga memakan waktu yang panjang sebelum akhirnya masuk ke tahapan negosiasi serta perumusan valuasi. Tahapan M&A ditutup dengan pengurusan legal dan juga dokumentasi.

Stay ahead of the curve by starting early

 Walaupun proses M&A tampak sederhana, namun komplikasi disetiap tahapan sering kali menyita banyak waktu dan energi. Proses ini akan dipermudah dengan kehadiran tim Mandiri Sekuritas  yang sudah berpengalaman di bidangnya. Tim Mandiri Sekuritas tidak hanya membantu mendampingi pada proses awal, yaitu merumuskan tujuan dan target perusahaan yang menjadi sasaran M&A, namun juga memberikan insight terkait prospek perekonomian makro dan bagaimana posisi perusahaan di tengah lingkungan bisnis yang dinamis.

Ready to pursue M&A strategy? Should you wait or move forward?

Piihan ada di tangan anda. Bahkan ketika strategi M&A kemudian tidak menjadi pilihan strategi yang terbaik, evaluasi atas kekuatan dan kekurangan perusahaan akan menjadi pijakan yang sangat berharga untuk melangkah maju ke depan dan menjadi pemenang di kelasnya.

Hubungi Mandiri Sekuritas untuk tumbuh lebih pesat.


Baca juga artikel-artikel serupa

Mar 6, 2026
1 min
Investasi Pasar Modal Lebih Aman: Sukuk Retail SR024 Bisa Dibeli di Growin’ by Mandiri Sekuritas
Feb 20, 2026
1 min
Grafik Saham dan Cara Membacanya untuk Trading
Feb 18, 2026
1 min
Memahami Likuiditas Saham agar Tidak Salah Pilih Investasi
Bantuan
  • FAQ
  • Kebijakan Privasi
MEDIA SOSIAL
KANTOR PUSAT
  • Menara Mandiri 1 Lt. 24 - 25 Jl. Jend. Sudirman Kav. 54 - 55 Jakarta 12190
  • 08.30 - 17.30 WIB Senin - Jumat
PT Mandiri Sekuritas memiliki izin pialang saham dan memiliki izin penjamin emisi. PT Mandiri Sekuritas berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan © 2023 Mandiri Sekuritas. All Rights Reserved