Mandiri Sekuritas Mandiri Sekuritas

Mandiri Sekuritas

  • Tentang Kami
    • Profil Perusahaan
    • Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
    • Tata Kelola Perusahaan
    • Laporan Tahunan
  • Produk & Layanan
    • Corporate Solutions
    • Investor Institusi
    • Investor Retail
    • Riset
  • Growin' Priority
  • Siaran Pers & Artikel
    • Siaran Pers
    • Artikel
  • Hubungi Kami
  • growin logo
  • Portal Riset
  • Karir
  • | Siaran Pers & Artikel
  • | artikel
  • | Kalkulator & Cara Hitung Modal Awal Investasi Saham untuk Pemula

Kalkulator & Cara Hitung Modal Awal Investasi Saham untuk Pemula

Ditulis oleh Corporate Secretary & Communications
Agt 14, 2026 • 5 min

Banyak orang masih mengira bahwa investasi saham membutuhkan modal yang besar. Padahal, untuk jadi investor saham, Anda bisa mulai berinvestasi dengan menyesuaikan dana yang tersedia. Karena, besarnya modal investasi saham bergantung pada harga saham yang dipilih, jumlah lot yang dibeli, dan biaya transaksi. Untuk memperkirakan dana yang perlu disiapkan, bisa menggunakan kalkulator investasi saham sebelum melakukan pembelian. Lalu, bagaimana cara menghitung modal yang dibutuhkan untuk membeli saham? Simak penjelasan berikut ini. 

Memahami Satuan Pembelian Saham

Sebelum menghitung modal, perlu memahami satuan pembelian saham. Di pasar modal Indonesia, saham dibeli dalam satuan lot, dengan 1 lot sama dengan 100 lembar saham.

Rumus sederhananya:

Modal saham = Harga saham × Jumlah lembar saham

Cara Menghitung Modal Awal Investasi Saham

Setelah mengetahui harga saham, menghitung kebutuhan dana dapat dilakukan dengan mudah. Berikut contohnya untuk pembelian 1 lot:

Harga Saham

1 Lot (100 Lembar)

Rp1.000

Rp100.000

Rp2.500

Rp250.000

Rp5.000

Rp500.000

*Ingat, perhitungan tersebut belum termasuk biaya transaksi. Jadi, siapkan dana sedikit lebih besar dari nilai pembelian saham.

Perhitungkan Biaya Transaksi

Selain harga saham, ada biaya yang dikenakan saat melakukan transaksi. Sebagai contoh, perusahaan seperti Mandiri Sekuritas mencantumkan fee beli 0,18% dan fee jual 0,28%. Besaran fee dapat berubah, sehingga pastikan untuk mengecek ulang ketentuan terbaru sebelum bertransaksi. 

Kalkulator Modal Saham: Rumus yang Bisa Digunakan

Untuk lebih mudahnya, Anda juga bisa menggunakan kalkulator saham sederhana dengan memasukkan tiga data, berikut:

  • Harga saham
  • Jumlah lot
  • Fee transaksi

Kemudian, hitung dengan rumus:

Nilai pembelian = Harga saham × Jumlah lot × 100

Biaya transaksi = Nilai pembelian × Fee beli

Total modal = Nilai pembelian + Biaya transaksi

Sebagai gambaran, jika memiliki dana Rp500.000, Anda bisa memilih saham dengan harga dan jumlah lot yang sesuai. Begitu juga dengan dana Rp1 juta atau Rp5.000.000. Nominal tersebut bukan batas minimum, tetapi contoh untuk membantu menentukan alokasi dana.

Berapa Modal yang Ideal untuk Pemula?

Tidak ada jumlah modal ideal yang berlaku untuk investor pemula. Jika Anda pemula, coba sesuaikan modal dengan kemampuan finansial dan tujuan investasi. Pastikan dana yang digunakan bukan berasal dari kebutuhan sehari-hari atau dana darurat agar kondisi keuangan tetap aman. 

Sebaiknya, mulai dengan nominal yang membuat Anda bisa belajar berinvestasi tanpa mengambil risiko berlebihan. Setelah memahami cara kerja pasar, modal dapat ditambah secara bertahap.

Memulai Investasi Saham melalui Platform Sekuritas

Setelah mengetahui jumlah modal yang dibutuhkan, langkah berikutnya adalah membuka rekening efek dan Rekening Dana Nasabah (RDN). Setelah rekening aktif, setor dana sesuai kebutuhan untuk mulai melakukan transaksi saham.

Untuk lebih mudah investasi saham, gunakan Growin’ by Mandiri Sekuritas yang dapat digunakan untuk melakukan order saham dan memantau kinerja investasi secara online. Dengan platform ini, Anda dapat bertransaksi dan memantau kinerja portofolio saham serta investasi dengan lebih praktis dan mudah.

Modal awal investasi saham bukan sekadar berapa banyak uang yang Anda miliki, tetapi berapa besar dana yang dapat dialokasikan, sehingga neraca keuangan pribadi tetap sehat. Dengan menghitung harga saham, jumlah lot, dan biaya transaksi sejak awal,  sebagai investor, Anda dapat membuat rencana investasi yang lebih terukur untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan. Gunakan kalkulator investasi saham dan manfaatkan platform Growin’ dari Mandiri Sekuritas untuk memulai dan memantau investasi Anda.

FAQ

Apakah bisa mulai investasi saham dengan modal Rp100 ribu?

Bisa, selama ada saham yang harganya memungkinkan untuk dibeli dalam minimal 1 lot dan dana tersebut mencukupi biaya transaksi.

Apakah modal investasi saham bisa ditambah secara bertahap?

Bisa. Anda bisa menambah modal sesuai kemampuan dan rencana investasi.

Apakah semakin besar modal berarti semakin besar keuntungan saham?

Belum tentu. Keuntungan dipengaruhi oleh pergerakan harga saham dan jumlah saham yang dimiliki.

Apakah harga saham menentukan jumlah modal minimum untuk investasi?

Ya. Semakin tinggi harga saham, semakin besar dana yang dibutuhkan untuk membeli 1 lot.


Baca juga artikel-artikel serupa

Agt 25, 2026
5 min
Strategi Dollar Cost Averaging (DCA) vs Lump Sum di Pasar Modal Indonesia
Agt 18, 2026
5 min
Penjelasan Sederhana Rasio Keuangan Saham: PER, PBV, ROE, dan DER Beserta Contohnya
Agt 14, 2026
5 min
Kalkulator & Cara Hitung Modal Awal Investasi Saham untuk Pemula
Bantuan
  • FAQ
  • Kebijakan Privasi
MEDIA SOSIAL
KANTOR PUSAT
  • Menara Mandiri 1 Lt. 24 - 25 Jl. Jend. Sudirman Kav. 54 - 55 Jakarta 12190
  • 08.30 - 17.30 WIB Senin - Jumat
PT Mandiri Sekuritas memiliki izin pialang saham dan memiliki izin penjamin emisi. PT Mandiri Sekuritas berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan © 2023 Mandiri Sekuritas. All Rights Reserved